Logo cmlabs

REDIRECT CHECKER

Cek Dan Lihat Redirect Chain

Hasil

Tidak ada URL yang diuji, harap masukkan domain Anda di atas!

Pelajari cara menggunakan tool ini?
Progres

Robot kita sedang tidur sekarang. Beri dia tugas!

Riwayat Anda
Hapus Semua

Pada versi terbaru di tool Redirect Chain Checker ini, memungkinkan pengguna untuk memeriksa halaman not founf dan mencari tahu kemana link mengarah (301 atau 302). Redirect Chain Checker akan menampilkan kode status HTTP dan URL tujuan. Anda dapat melihat tautan afiliasi tanpa mengkliknya. Kami berharap tool terbaru dari cmlabs ini dapat memudahkan pekerjaan Anda.

Diperbarui 15 Mar, 2021
Riwayat Anda
Hapus Semua

Pada versi terbaru di tool Redirect Chain Checker ini, memungkinkan pengguna untuk memeriksa halaman not founf dan mencari tahu kemana link mengarah (301 atau 302). Redirect Chain Checker akan menampilkan kode status HTTP dan URL tujuan. Anda dapat melihat tautan afiliasi tanpa mengkliknya. Kami berharap tool terbaru dari cmlabs ini dapat memudahkan pekerjaan Anda.

Diperbarui 15 Mar, 2021

Apa Itu Redirect Chain Checker?

Redirect chain checker tool adalah alat gratis dari cmlabs yang dapat membantu pengguna untuk melakukan pengecekan link redirect. Redirect checker akan menampilkan kode status HTTP dan URL tujuan. Tool tersebut memeriksa redirect secara mendalam, hingga 5 redirect chain.

Redirect chains sendiri adalah redirect lebih dari satu langkah. Keberadaaan redirect chains masih diperdebatkan, apakah hal ini berbahaya bagi implementasi SEO. Namun, redirect hingga 5 transisi disebut tidak terlalu berbahaya, karena robot search engine masih dapat merayapinya.

Meskipun begitu, banyaknya jumlah redirect dapat mempengaruhi kenyamanan pengguna saat menjelajahi situs Anda. Oleh karena itu, lakukan pengecekan berkala pada link redirect dan segera perbaiki isu yang ada.

Fitur Redirect Chain Checker

Meskipun tersedia secara gratis, redirect checker menawarkan beberapa fitur unggulan yang dapat membantu proses pemeriksaan redirect menjadi lebih mudah. Berikut adalah fitur yang terdapat pada alat ini:

Pilihan User Agent Bervariasi

Untuk melakukan pemeriksaan URL redirect,redirect checker memiliki sejumlah user agents yang dapat dipilih oleh pengguna. User agent adalah jenis bot dari search engine yang Anda pilih untuk memeriksa link tersebut. Berikut adalah beberapa user agent pada redirect checker tool cmlabs:

  • Semua (Anda dapat memilih opsi ini untuk memeriksa menggunakan semua bot)
  • NinjaBot
  • GoogleBot
  • Googlebot-Mobile
  • Googlebot-image
  • Mediapartners-Google
  • Adsbot-Google
  • Bingbot
  • Slurp
  • msnbot
  • msnbot-media
  • Theoma
  • Gigabot
  • Robozilla
  • Yahoo-mmcrawler
  • and much more.

Mudah Digunakan

Menggunakan redirect checker sangatlah mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan URL yang akan diperiksa, lalu klik "Cek URL" dan tunggu beberapa saat hingga robot kami menampilkan hasil pemeriksaan.

Alat ini didesain dengan memperhatikan kenyamanan penggunanya. Informasi yang ditampilkan pun sangat mudah dipahami dan dengan tampilan yang komprehensif. Fitur ini memudahkan pengguna untuk terus menggunakan redirect checker tanpa prosedur yang panjang.

Hasil Pemeriksaan Mendalam

Tak hanya menampilkan status kode HTML dari URL yang Anda masukkan, alat ini juga mampu menampilkan hasil mendalam seperti:

  • Memeriksa apakah halaman berstatus 404 "not found"
  • Menampilkan URL tujuan dari redirect
  • Menganalisis redirect chain hingga 5 langkah
  • Mencari tahu arah tautan yang dienkripsi seperti bitly.com
  • Memeriksa redirect tautan afiliasi tanpa mengkliknya

Riwayat Pengecekan

Fitur terakhir dari alat ini adalah Local History atau Riwayat Anda. Tool ini memungkinkan Anda untuk melihat semua riwayat URL yang pernah diperiksa menggunakan tool ini.

Dengan Adanya fitur ini, Anda tidak perlu mengetikkan kembali URL yang pernah dicek jika ingin melakukan pengecekan ulang. Anda juga dapat menghapus riwayat penggunaan menggunakan tombol “Hapus Semua” pada bagian kanan fitur riwayat penggunaan.

Jenis Redirect

Alat ini mampu menampilkan beberapa jenis redirect, berikut adalah jenis-jenis redirect yang perlu Anda ketahui:

HTTP Status Code 301

Redirect 301 adalah jenis pengalihan URL yang bersifat permanen. Biasanya digunakan ketika Anda memutuskan untuk memindahkan seluruh konten dari domain lama menuju domain website baru. Jenis redirect ini memungkinkan pengunjung yang mengakses URL situs lama tetap dapat menjangkau URL website baru Anda.

HTTP Status Code 302

Redirect 302 adalah jenis pengalihan URL yang bersifat sementara. Anda bisa menggunakan redirect jenis ini ketika halaman web sedang dalam perbaikan yang cukup serius. Misalnya, ketika Anda melakukan revamp website, kemudian Anda ingin mengalihkan pengunjung ke domain yang berbeda hingga website selesai dibangun.

Hal yang harus dihindari saat menerapkan redirect adalah pengalihan URL yang terlalu panjang dan pengalihan berulang (redirect loop). Kedua hal tersebut, dapat membuat pengunjung kesulitan dalam mengakses informasi dalam website Anda.

Selain itu, hal tersebut juga akan menghambat search engine dalam melakukan perayapan (crawling). Bisa jadi search engine tidak dapat mencapai halaman yang dituju dan akan berhenti merayapi halaman web Anda. Tentu, ini bisa memberikan pengaruh buruk pada penerapan SEO di website Anda.

Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan Redirect Checker Tool cmlabs untuk memeriksa dan mengatasi masalah yang mungkin terjadi pada halaman web Anda.

Cara Menggunakan Redirect Chain Checker dari cmlabs

Berikut adalah langkah-langkah menggunakan tool ini.

Buka Halaman Redirect Chain Checker

Pertama-tama, untuk menggunakan tool ini Anda dapat membuka halaman Redirect Chain Checker. Pada halaman tersebut, Anda akan melihat beberapa fitur yang ditawarkan oleh alat ini. Mulai dari penambahan URL yang akan diperiksa, tampilan hasil cek redirect, hingga riwayat pengecekan link redirect yang telah Anda lakukan sebelumnya.

HowTo-redirectchecker-1

Gambar 1: Tampilan halaman Redirect Chain Checker

Masukkan URL

Agar bisa melakukan cek redirect, Anda harus memasukkan URL pada field yang disediakan. Pastikan Anda telah memasukkan URL dalam format yang benar (e.g https://example.com). Selanjutnya, klik tombol "Cek URL" untuk memberikan perintah pada tool ini agar memulai pengecekan redirect pada link tersebut.

HowTo-redirectchecker-2

Gambar 2: Tampilan ketika user telah memasukkan URL website pada field yang disediakan.

Pilih User Agent

Setelah memasukkan URL dengan benar, langkah selanjutnya adalah memilih user agent untuk memeriksa link redirect yang dimasukkan. Fitur ini menyediakan pilihan User Agent bervariasi yang dapat dipilih sesuai kebutuhan Anda. Untuk memilihnya, klik "Pilih User Agent" lalu akan muncul dropdown daftar User Agent.

HowTo-redirectchecker-3

Gambar 3: Fitur pilih user agent pada redirect chain checker

Melihat Hasil Cek Redirect

Anda perlu menunggu beberapa saat hingga proses cek redirect selesai dilakukan. Meskipun tool ini gratis, namun data pengecekan yang ditampilkan cukup jelas. Beberapa metrik yang bisa Anda temukan pada hasil cek adalah:

Setelah proses cek selesai, sistem tool ini akan menampilkan status code dari link yang diperiksa. Jenis HTML Status Code yang ditampilkan biasanya adalah sebagai berikut:

  • 301: adalah jenis pengalihan URL yang bersifat permanen. Biasanya digunakan ketika Anda memutuskan untuk memindahkan seluruh konten dari domain lama menuju domain website baru.
  • 302: jenis pengalihan URL yang bersifat sementara. Anda bisa menggunakan redirect jenis ini ketika halaman web sedang dalam perbaikan yang cukup serius.
  • 200: menunjukkan status berhasil atau halaman tujuan dari pengalihan link yang diperiksa.
Tanggal Pengecekan

Selain status code, Anda juga akan melihat tanggal pengecekan URL tersebut. Dengan adanya data tanggal pengecekan, Anda dapat memeriksa kembali apakah hasil cek dan status yang disajikan berdasarkan data terkini.

Melihat Riwayat Penggunaan

Hal terakhir yang bisa Anda lakukan pada Redirect Chain Checker adalah melihat riwayat penggunaan tool ini. Dalam daftar tersebut, Anda akan melihat daftar URL website yang telah Anda periksa sebelumnya.

HowTo-redirectchecker-4

Gambar 4: Menu riwayat penggunaan Redirect chain checker

Login Setelah 5 Kali Penggunaaan

Beberapa alat gratis cmlabs membutuhkah proses login setelah pemakaian sebanyak 5 kali, Redirect Checker adalah salah satunya. Jika Anda telah menggunakannya sebanyak 5 kali, sistem kami akan secara otomatis menampilkan pesan yang menyatakan bahwa Anda telah mencapai batas pemakaian

HowTo-redirectchecker-5

Gambar 5: Peringatan pemakaian telah mencapai batas. Pada peringatan ini, terdapat tombol login yang mengarahkan pada login page

Anda dapat melakukan login dengan mengklik tombol login pada pesan peringatan yang muncul. Selanjutnya, Anda akan diarahkan menuju halaman login cmlabs. Silahkan masukkan data yang dibutuhkan, atau Anda dapat melakukan login melalui Google.

HowTo-redirectchecker-6

Gambar 6: Halaman login cmlabs

Setelah Anda berhasil melakukan login, Anda akan dapat kembali menggunakan alat ini untuk memeriksa redirect chain secara gratis. Dengan melakukan login, sistem dapat menyimpan data riwayat penggunaan tool ini dalam satu tahun terakhir.

Demikian langkah-langkah untuk menggunakan Redirect Chain Checker dari cmlabs. Data yang ditampilkan dapat Anda gunakan sebagai acuan perbaikan pada link tersebut. Oleh karena itu, menggunakan tool gratis ini dapat membantu proses optimasi website Anda. Silahkan kunjungi halaman Redirect Chain Checker untuk mencobanya sekarang.

Baca Selengkapnya
robo-img

Panduan Memulai Menulis

Panduan Memulai Optimasi Mesin Pencari (SEO) memberikan praktik terbaik untuk mempermudah mesin pencari merayapi, mengindeks, dan memahami konten Anda.

Jelajahi Sekarang?

Apa yang baru di cmlabs REDIRECT CHECKER